Educrazy's Blog Title

Tutorial WordPress dan Gudangnya Pengetahuan

Hikmah Sakit

Posted by educrazy pada Mei 2, 2010

Kita semua tentu pernah mengalami sakit , entah demam, pusing atau penyakit lain yang cukup berat, yang menyebabkan kita terpaksa beristirahat di rumah atau di rumah sakit.

Pada umumnya, orang memandang sakit atau penyakit yang dideritanya sebagai musibah semata. Pandangan itu tentu tidak ada salahnya, paling tidak karena tiga hal; pertama, orang yang sakit merasa tersiksa karena penyakitnya; kedua, orang yang sakit harus mengeluarkan uang yang terkadang tidak sedikit jumlahnya untuk mengobati penyakitnya; ketiga, orang yang sakit tidak bisa bekerja dengan baik, sehingga ia tidak bisa mencari nafkah untuk keluarganya.

Dengan alasan-alasan seperti yang diutarakan di atas, sakit memang menjadi musibah yang nyata bagi setiap orang. Akan tetapi, jika kita bijak dan pandai mengambil hikmah dari setiap kejadian, maka dalam sakit pun sebenarnya terkandung nikmat atau rahmat Tuhan yang harus kita syukuri.

Orang sakit pada dasarnya sedang disayang oleh Tuhannya. Mengapa demikian? Allah SWT. memberikan kita penyakit, biasanya karena kita melampaui batas dalam hal-hal tertentu, entah karena kita terlalu sibuk bekerja sehingga kurang beristirahat, atau juga karena kita terlalu banyak makan makanan tertentu yang tidak bisa diterima oleh pencernaan kita.

Tubuh kita sebenarnya diciptakan oleh Allah SWT. lengkap dengan mekanisme control yang otomatis. Misalnya, jika kita terlalu banyak bekeja, maka kita akan kelelahan. Jika kita terlambat makan, maka kita akan merasa lapar. Dalam keadan-keadaan seperti itu, organ dalam tubuh kita secara otomatis memberikan sinyal kepada kita, tanpa perlu kita ingatkan.

Jika sinyal-sinyal ini tidak kita hiraukan, maka kita akan menderita sakit. Di situlah Allah SWT. menyapa kita, mengingatkan kita untuk hidup teratur menurut kadar kemampuan kita. Jika kita tidak sakit, mungkin kita akan terus terjebak dalam kebiasaan yang salah, sehingga kadar kerusakan yang diderita organ tubuh kita akan sangat parah nantinya.

Orang yang sakit sebenarnya diajak untuk berhenti sejenak dari rutinitas kesehariannya. Ia harus beristirahat untuk mengatur kembali pola hidupnya; baik pola makan maupun pola kerja agar lebih tertata.

Selain itu, orang yang harus istirahat karena sakit, juga memiliki kesepatan yang jauh lebih banyak untuk merenungkan kembali jalan hidup yang telah dilaluinya, dibandingkan jika ia masih berjibaku dengan segala kesibukannya. Dalam hal ini, orang yang sakit sebenarnya diberikan jarak dari rutinitasyang setiap hari dilakoninya, sehingga ia memiliki obyektifitas yang lebih baik dalam memandang dirinya.

Dalam hal ini, orang-orang yang sakit bisa memanfaatkan masa sakitnya untuk bermuhasabah, menakar diri dan bercermin, bukan hanya dari makanan dan pekerjaannya semata, tetapi atas hubungan sosialnya dengan manusia dan hubungan pribadinya dengan Tuhannya. Oleh karena itu, jika kita banyak menemukan orang sakit yang tampak lebih saleh dan lebih santun bila dibandingkan jika ia sehat. Orang-orang seperti ini bukan hanya mandapatkan masa istirahat yang cukup bagi kesembuhan fisiknya, tetapi juga bisa mengambil hikmah dari sakitnya dengan mengenal lebih dalam kebesaran Tuhannya. Wallahu a’lam bish-shawwab.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: